Cara Membuat Aplikasi POS Point Of Sales Toko Retail
Cara membuat aplikasi POS (Point Of Sales) dengan menggunakan VB dan MS.access sebagai database nya. Aplikasi POS juga sering disebut Aplikasi Penjualan, aplikasi ini cukup sederhana dan cocok digunakan pada toko retail yang menengah kebawah. Kita akan mulai dari merancang database dan tabel, membuat program master data,membuat program transaksi, laporan master data dan transaksi, sampai membuat paket program installer.Untuk point yang pertama, yaitu merancang database dan tabel dengan rincian sebagai berikut :
Tabel barang golongan
Tabe barang jenis
Tabel barang produk
Tabel barang barang
Tabel pelanggan
Tabel pemasok
Tabel pembelian
Tabel pembelian detailnya
Tabel penjualan
Tabel penjualan detainya
Tabel pengguna
Langsung saja ke TKP. Pada kesempatan kali ini kita akan membuat database penjualan toko retail. Dalam membuat database yang dibutuhkan dalam aplikasi toko retail yang akan kita buat, kita menggunakan aplikasi Microsoft Access. Berikut langkah-langkahnya :
Buatlah folder baru dan beri nama MiniMarket, nanti folder ini yang akan menyimpan file database dan program.
Buka aplikasi MS.Access
Dari halaman sebelah kanan, klik menu Create a new file
kemudian klik Blank Database
Akan muncul jendela File New Database, dan simpan database kedalam folder yang sudah dibuat tadi dengan nama mmarketdb
Kemudian klik tombol Craete
Sekarang kita akan membuat semua tabel yang diperlukan pada aplikasi Mini Market ini, kita akan membuat sebelas tabel sebagai media penyimpanan datanya. Kita mulai dari Tabel barang golongan, yang nantinya digunakan untuk menyimpan data golongan barang yang tersedia di toko, dan mengelompokkan barang-barang berdasarkan jenis nya.
Masuk pada database mmarketdb yang sudah dibuat tadi, kemudian klik Create dan Table Design. Akan muncul jendela Table, kemudian lakukan pengaturan dalam tabel tersebut. Berikut atribut dalam tabel brg_golongan yang akan dibuat.
Tambahkan primary key pada atribut Kode_Golongan, caranya klik kanan nama atribut Kode_Golongan lalu pilih Primary Key. Kemudian simpan tabel dengan mengklik ikon Save dan beri nama Brg_Golongan dan klik OK. Setelah selesai, maka jendela utama Ms. Access akan muncul dan tabel tadi sudah terlihat disana.
Kemudian membuat tabel Brg_jenis, yang nantinya akan digunakan untuk menyimpan data jenis-jenis barang sesuai dengan golongan barang yang tersedia di toko. Untuk membuat kode jenis, kita menambahkan kode golongan di depannya, contoh: MKN.001. yang mana MKN adalah Kode Golongan dan 001 adalah Nomor Kode Jenis. Untuk mempermudah pembagian jenis-jenis barang, maka tabel Brg_jenis dihubungkan dengan Brg_Golongan yang sudah dibuat sebelumnya. Media penghubungnya adalah sebuah atribut utama pada tabel Brg_Golongan yaitu (Kode_Golongan) yang menjadi atribut tamu pada tabel Brg_Jenis. Berikut atribut untuk tabel Brg_Jenis.
Field Name
|
Data Type
|
Field Size
|
Kode_Jenis*
|
Text
|
7
|
Kode_Golongan
|
Text
|
3
|
Nama_Jenis
|
Text
|
50
|
Keterangan
|
Text
|
150
|
Atribut Kode_Jenis merupakan kunci utama (primary key) pada tabel _Jenis dan atribut Kode Golongan merupakan kunci tamu (foreign key). Atribut Kode_Golongan pada tabel Brg_Jenis akan berelasi dengan atribut Kode_Golongan pada tabel Brg_Golongan. Setelah selesai mengautur atribut pada tabel Brg_Jenis jangan lupa klik Save.
Sekarang kita akan melanjutkan membuat tabel Brg_Produk yang akan digunakan untuk menyimpan data produk-produk barang sesuai dengan jenis barang. Seperti sebelumnya untuk mempermudah pengelompokan produk barang, maka tabel Brg_Produk dihubungkan dengan tabel Brg_Jenis yang diatas, Media penghubungnya adalah atribut Kode_Jenis yang menjadi atribut tamu pada tabel Brg_Produk. Buatlah tabel Brg_Produk seperti struktur dibawah ini :
FIELD NAME
|
DATA TYPE
|
FIELD SIZE
|
Kode_Produk*
|
Text
|
11
|
Kode_Jenis
|
Text
|
7
|
Nama_ProdukPilihan
|
Text
|
60
|
Atribut Kode_Produk merupakan Primary key pada tabel Brg_Produk. Atribut Kode_Jenis merupakan kunci tamu dan akan berelasi dengan atribut Kode_Jenis pada tabel Brg_Jenis.
Selanjutnya membuat tabel Brg_Barang, tabel ini nanti untuk menyimpan data barang sesuai dengan produk barang yang tersedia. Dalam tabel ini nanti kode barang tersusun atas kode Produk dan Nomor Barang. Contoh : MKN.001.002.003, berikut penjelasan dari kode tersebut. MKN adalah kode Golongannya, 001 adalah Nomor kode Jenis, 002 untuk Nomor Kode Produk, dan 003 untuk Nomor Barang. Tabel Brg_Barang ini nanti dihubungkan dengan tabel Brg_Produk. Buatlah tabel dengan struktur berikut :
FIELD NAME
|
DATA TYPE
|
FIELD SIZE
|
Kode_Barang*
|
Text
|
15
|
Barcode
|
Number
|
-
|
Kode_Produk
|
Text
|
11
|
Nama_Barang
|
Text
|
120
|
Satuan
|
Text
|
15
|
Harga_Beli
|
Number
|
-
|
Harga_Jual
|
Number
|
-
|
Prs_markup
|
Number
|
-
|
Stok
|
Number
|
-
|
Atribut Kode_Barang merupakan primary key nya, dan atribut Kode_produk menjadi kunci tamu pada tabel Brg_Barang ini. Atribut Kode_Produk akan berelasi dengan atribut Kode_Produk pada tabel Brg_Produk.
Tabel pelanggan ini digunakan untuk menyimpan data para pelanggan, baik
itu pelanggan umum ataupun pelanggan tetap. Buatlah tabel dengan
struktur berikut :
FIELD NAME
|
DATA TYPE
|
FIELD SIZE
|
Kode_Pelanggan*
|
Text
|
6
|
Nama_Pelanggan
|
Text
|
35
|
Alamat
|
Text
|
100
|
No_Telepon
|
Text
|
15
|
Untuk tabel pelanggan kunci utama nya (Primary Key) adalah pada
Kode_Pelanggan. Setelah selesai mengatur tabel sesuai dengan atribut
diatas, selanjutnya membuat tabel pemasok. Tabel Pemasok ini digunakan
untuk menyimpan data para pemasok atau supplier. Buatlah tabel Pemasok
dengan struktur atribut seperti berikut :
FIELD NAME
|
DATA TYPE
|
FIELD SIZE
|
Kode_Pemasok*
|
Text
|
6
|
Nama_Pemasok
|
Text
|
35
|
Alamat
|
Text
|
100
|
Kode
|
Text
|
50
|
Propinsi
|
Text
|
50
|
No_Telepon
|
Text
|
15
|
No_Fax
|
Text
|
15
|
Kontak
|
Text
|
30
|
Kunci Utamanya (Primary Key) adalah Kode_Pemasok, selanjutnya membuat
tabel Pembelian, yang digunakan untuk menyimpan data transaksi pembelian
terhadap pemasok. Tabel Pembelian ini akan berelasi dengan tabel
Pemasok, dan tabel pengguna juga dibutuhkan pada saat transaksi
Pembelian. Untuk mengetahui siapa saja yang melakukan transaksi atau
yang menggunakan sistem aplikasinya. Buatlah tabelnya dengan aturan
seperti berikut :
FIELD NAME
|
DATA TYPE
|
FIELD SIZE
|
No_Masuk*
|
Text
|
10
|
Tgl_Masuk
|
Date/Time
|
-
|
Kode_Pemasok
|
Text
|
6
|
Total
|
Number
|
-
|
UserId
|
-
|
30
|
Keterangan : Atribut No_Masuk sebagai Primary Key, Kode_Pemasok
merupakan Foreign key dan akan berelasi dengan atribut Kode_Pemasok pada
tabel Pemasok. Dan untuk atribut UserId merupakan Foreign key juga yang
nantinya akan kita relasikan dengan atribut UserId pada tabel Pengguna.
Setelah tabel Pembelian selesai dan sudah disimpan, selanjutnya membuat tabel Pembelian_Detail. Tabel Pembelian_Detail digunakan untuk menyimpan data transaksi pembelian secara detail, yaitu semua daftar barang yang dibeli dari pemasok. Untuk tabel Pembelian_Detail, buatlah dengan aturan atribut sebagai berikut :
Setelah tabel Pembelian selesai dan sudah disimpan, selanjutnya membuat tabel Pembelian_Detail. Tabel Pembelian_Detail digunakan untuk menyimpan data transaksi pembelian secara detail, yaitu semua daftar barang yang dibeli dari pemasok. Untuk tabel Pembelian_Detail, buatlah dengan aturan atribut sebagai berikut :
FIELD NAME
|
DATA TYPE
|
FIELD SIZE
|
No_Masuk
|
Text
|
10
|
Kode_Barang
|
Text
|
15
|
Harga_Beli
|
Number
|
-
|
Jumlah
|
Number
|
-
|
SubTotal
|
Number
|
-
|
Atribut No_Masuk merupakan Foreign key yang akan berelasi dengan atribut
No_Masuk pada tabel Pembelian. Atribut Kode_Barang akan berelasi dengan
atribut Kode_Barang pada tabel Brg_Barang. Sekarang membuat tabel
Penjualan, yang digunakan untuk menyimpan data transaksi penjualan
kepada para pelanggan. Tabel Penjualan ini nantinya akan berelasi dengan
tabel Pelanggan, selain itu tabel Pengguna juga dibutuhkan pada saat
melakukan transaksi penjualan. Buat seperti aturan atribut sebagai
berikut :
FIELD NAME
|
DATA TYPE
|
FIELD SIZE
|
No_Nota*
|
Text
|
10
|
Tgl_Nota
|
Date/Time
|
-
|
Potongan
|
Number
|
-
|
Jasa
|
Number
|
-
|
Jumlah_Bayar
|
Number
|
-
|
Kode_Pelanggan
|
Text
|
6
|
UserId
|
Text
|
30
|
Atribut No_Nota merupakan Primary Key pada tabel Penjualan ini,
Kode_Pelanggan merupakan kunci tamu (Foreign Key) dan akan berelasi
dengan Kode_Pelanggan pada tabel Pelanggan. Atribut UserId akan berelasi
dengan UserId tabel Pengguna. Setalah selesai simpan tabelnya, sekarang
kita lanjutkan membuat tabel Penjualan_Detail yang digunakan untuk
menyimpan data transaksi penjualan secara lengkap, muali dari daftar
barang hingga jumlah barang yang dibeli. Buatlah tabel Penjualan_Detail
dengan aturan atribut sebagai berikut :
FIELD NAME
|
DATA TYPE
|
FIELD SIZE
|
No_Nota
|
Text
|
10
|
Kode_Barang
|
Text
| 15 |
Harga_Jual
|
Number
|
-
|
Jumlah
|
Number
|
-
|
| Subtotal |
Number
|
-
|
Penjelasan : Atribut No_Nota akan berelasi dengan No_Nota tabel
Penjualan, atribut Kode_Barang akan berelasi dengan Kode_Barang tabel
Brg_Barang. Selanjutnya membuat tabel yang terakhir yaitu tabel
Pengguna. Tabel Pengguna nantinya akan digunakan untuk menyimpan data
pengguna aplikasi, dan tabel pengguna ini akan menentukan hak akses dari
setiap pengguna, untuk tabel pengguna ini UserId adalah sebagai
Primary key nya. Buatlah desain tabel Pengguna sebagai berikut :
FIELD NAME
|
DATA TYPE
|
FIELD SIZE
|
UserId*
|
Text
|
30
|
PassId
|
Text
|
30
|
Nama
|
Text
|
30
|
Status
|
Text
|
5
|
Itulah semua tabel yang akan kita gunakan untuk aplikasi POS retail yang akan kita buat. Untuk tutorial selanjutnya, yaitu, Membuat Program Master Data
created by:http://rahka07.blogspot.co.id/
ConversionConversion EmoticonEmoticon